berita bola - Banyak yang merasa kalau performa Matthijs De Ligt tak segemilang waktu di Ajax Amsterdam dulu. Namun itu tidak membuat Manchester United jadi enggan meminangnya pada musim depan.
De Ligt sempat menjadi buruan utama banyak klub besar, terutama setelah dirinya berhasil membawa Ajax mencapai babak semi-final Liga Champions musim lalu. Manchester United adalah salah satunya.
Sayangnya, mereka kalah dalam perburuan tanda tangan bek berusia 20 tahun itu. Pasalnya De Ligt memutuskan sepakat untuk bergabung dengan Juventus setelah Ajax menerima proposal senilai 75 juta euro.
De Ligt langsung menjadi pilihan pertama di sentral pertahanan terutama setelah Giorgio Chiellini ditimpa cedera parah. Namun performanya sejauh ini belum bisa memenuhi ekspektasi publik.
Sampai saat ini, Juventus belum berminat untuk melepas bek asal Belanda tersebut ke klub lain. Toh sang pemain juga terikat kontrak yang berlaku sampai akhir musim 2023/24 mendatang.
Namun Manchester United tetap meminati De Ligt. Daily Star mengklaim bahwa De Ligt merupakan salah satu bek yang diyakini sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, bisa memperkuat benteng pertahanan the Red Devils. agen casino online
Manchester United juga punya kartu as untuk menggoda Juventus agar mau melepas De Ligt. Apalagi Bianconeri juga sudah memiliki sosok bek muda potensial yang telah mengundang decak kagum publik, Merih Demiral.
Kartu as yang dimaksud adalah Paul Pogba. Seperti yang diketahui, juara bertahan Serie A itu kerap dikabarkan ingin membawa Pogba kembali ke Turin musim depan.
Pogba adalah pemain jebolan tim akademi Manchester United. Tetapi, Juventus yang berjasa membuat pemain asal Prancis itu dikenal oleh publik karena berani memberinya kesempatan tampil kendati masih muda.
Pada tahun 2016, ia pindah ke Old Trafford dengan harga 100 juta euro. Manchester United pun diyakini enggan melepasnya di bawah harga itu, namun bisa memangkas nilainya jika Juventus siap merelakan De Ligt sebagai tumbalnya.
Selasa, 31 Maret 2020
Minggu, 29 Maret 2020
Ini yang Pertama Kali Dirasakan Juan Mata Saat Solskjaer Jadi Pelatih MU
berita bola - Juan Mata tidak memiliki keraguan selama Manchester United ditukangi Ole Gunnar Solskjaer. Sebab ia sudah terpesona dengan DNA the Red Devils dari sang pelatih yang ditunjukkan pas pertama kali datang.
Solskjaer diangkat sebagai pelatih Manchester United pada tahun 2018 lalu untuk menggantikan Jose Mourinho. Awalnya, ia hanya diberi mandat sebagai pelatih interim sampai akhir musim 2018/19.
Namun di tangannya, ia berhasil membuat Manchester United jadi bisa bicara banyak. Itulah yang menjadi alasan mengapa manajemen memutuskan untuk memberinya kontrak anyar beberapa bulan berselang.
15 dari 17 pertandingan pertama sebagai nahkoda the Red Devils ia menangkan. Sayangnya, roda perjalanannya di Manchester United tidak semulus yang dibayangkan sebelumnya.
Pada awal musim ini, MU merasakan keterpurukan yang sangat dalam. Mereka bahkan sempat berjarak begitu dekat dengan zona degradasi. Hal ini membuat Solskjaer jadi didesak untuk segera mundur. agen casino online
Publik meragukan kualitas Solskjaer. Kritikan mulai mengarah kepadanya. Namun Juan Mata, yang sudah duluan terpesona dengan Solskjaer, bukanlah salah satu dari orang-orang itu.
"Jadi ada pertemuan di antara kami, tim, dan mereka berkata: 'Dengar, mungkin Ole akan datang. Dia akan menangani tim sampai akhir musim. Dia datang dari Molde di Norwegia," ujarnya kepada podcast resmi United.
"Begitu dia datang, anda bisa melihat sisi positif. Anda bisa melihat DNA Manchester United," lanjut pria asal Spanyol tersebut.
Satu hal yang membuat Mata jadi percaya dengannya adalah cara Solskjaer melakukan pendekatan ke setiap orang. Ia melihatnya seperti seorang fans Manchester United yang sudah tahu seluk beluk tim.
Padahal, Solskjaer sendiri sudah lama meninggalkan Old Trafford. Ia tidak pernah lagi pulang semenjak gantung sepatu pada tahun 2007 lalu.
"Dia mengenal semua orang, dia merasa seperti seorang fans United, dan dia senang dan suka tersenyum serta penuh energi. Jadi kami bertahan dengannya, dan saya pikir ini adalah pertanda bagus," pungkasnya.
Dan sekarang, Manchester United sudah lebih baik di tangannya. Bahkan mereka berhasil melewati 11 laga tanpa kekalahan sebelum pandemi virus Corona mulai mengganggu Premier League dan kompetisi lainnya.
sumber: Bola.net
Solskjaer diangkat sebagai pelatih Manchester United pada tahun 2018 lalu untuk menggantikan Jose Mourinho. Awalnya, ia hanya diberi mandat sebagai pelatih interim sampai akhir musim 2018/19.
Namun di tangannya, ia berhasil membuat Manchester United jadi bisa bicara banyak. Itulah yang menjadi alasan mengapa manajemen memutuskan untuk memberinya kontrak anyar beberapa bulan berselang.
15 dari 17 pertandingan pertama sebagai nahkoda the Red Devils ia menangkan. Sayangnya, roda perjalanannya di Manchester United tidak semulus yang dibayangkan sebelumnya.
Pada awal musim ini, MU merasakan keterpurukan yang sangat dalam. Mereka bahkan sempat berjarak begitu dekat dengan zona degradasi. Hal ini membuat Solskjaer jadi didesak untuk segera mundur. agen casino online
Publik meragukan kualitas Solskjaer. Kritikan mulai mengarah kepadanya. Namun Juan Mata, yang sudah duluan terpesona dengan Solskjaer, bukanlah salah satu dari orang-orang itu.
"Jadi ada pertemuan di antara kami, tim, dan mereka berkata: 'Dengar, mungkin Ole akan datang. Dia akan menangani tim sampai akhir musim. Dia datang dari Molde di Norwegia," ujarnya kepada podcast resmi United.
"Begitu dia datang, anda bisa melihat sisi positif. Anda bisa melihat DNA Manchester United," lanjut pria asal Spanyol tersebut.
Satu hal yang membuat Mata jadi percaya dengannya adalah cara Solskjaer melakukan pendekatan ke setiap orang. Ia melihatnya seperti seorang fans Manchester United yang sudah tahu seluk beluk tim.
Padahal, Solskjaer sendiri sudah lama meninggalkan Old Trafford. Ia tidak pernah lagi pulang semenjak gantung sepatu pada tahun 2007 lalu.
"Dia mengenal semua orang, dia merasa seperti seorang fans United, dan dia senang dan suka tersenyum serta penuh energi. Jadi kami bertahan dengannya, dan saya pikir ini adalah pertanda bagus," pungkasnya.
Dan sekarang, Manchester United sudah lebih baik di tangannya. Bahkan mereka berhasil melewati 11 laga tanpa kekalahan sebelum pandemi virus Corona mulai mengganggu Premier League dan kompetisi lainnya.
sumber: Bola.net
Bruno Fernandes ingin bawa Manchester United Juara
berita bola - Bruno Fernandes ingin karirnya di Manchester United sukses seperti dua pendahulunya, Nani dan Cristiano Ronaldo. Karena itu, Bruno Fernandes bertekad meraih gelar juara bersama Setan Merah.
Bruno Fernandes baru bergabung dengan Manchester United pada musim 2019/2020 ini, tepatnya pada bursa transfer Januari 2020. Dia dibeli dari Sporting CP dengan harga 55 juta euro ditambah sejumlah bonus.
Sebelum kedatangan pemain berusia 25 tahun, Manchester United pernah punya dua pemain asal Portugal: Nani dan Ronaldo. Kebetulan, mereka bertiga punya latar belakang sama yakni dibeli dari Sporting CP.
Nani dan Ronaldo meninggalkan jejak yang manis di Old Trafford. Kedua pemain mampu memberikan gelar juara, termasuk gelar Liga Champions. Ronaldo bahkan meraih satu Ballon d'Or bersama United.
Bruno Fernandes belum meraih gelar apa pun bersama Manchester United. Gelar bergengsi yang mungkin diraih pada musim 2019/2020 adalah Liga Europa. Hanya saja, kompetisi saat ini dihentikan karena pandemi virus corona.
"Saya datang ke klub yang belum meraih gelar beberapa waktu tetapi lapar untuk menjadi juara. Itulah yang diinginkan para pemain," ucap Bruno Fernandes pada Canal 11 dikutip dari Sportsmole.
Bruno Fernandes punya motivasi besar untuk memberikan gelar juara bagi Setan Merah. Apalagi, pasca dia bergabung, performa tim terus membaik. United tidak pernah kalah pada 11 laga terakhirnya. agen casino online
"Ada nama-nama seperti Nani dan Ronaldo, mereka meraih gelar juara yang hebat di sini, itu membuat saya termotivasi untuk mencoba memenangkan prestasi yang sama," tambah mantan pemain Udinese tersebut.
Bruno Fernandes kenal baik dengan Nani dan Ronaldo. Dia sempat berada di tim yang sama dengan Nani di Sporting CP. Sedangkan, Ronaldo telah memberinya banyak masukan ketika bermain bersama tim timnas Portugal.
"Nani, kami memiliki kesempatan bekerja sama di Sporting, dia selalu berbicara dengan sangat baik tentang Manchester kepada saya."
"Faktanya bahwa Cristiano memberikan referensi yang baik kepada orang-orang yang bertanya tentang saya sebelum penandatanganan saya, itu membuat saya bangga dengan apa yang saya miliki," ucap Bruno Fernandes.
sumber : Bola.net
Bruno Fernandes baru bergabung dengan Manchester United pada musim 2019/2020 ini, tepatnya pada bursa transfer Januari 2020. Dia dibeli dari Sporting CP dengan harga 55 juta euro ditambah sejumlah bonus.
Sebelum kedatangan pemain berusia 25 tahun, Manchester United pernah punya dua pemain asal Portugal: Nani dan Ronaldo. Kebetulan, mereka bertiga punya latar belakang sama yakni dibeli dari Sporting CP.
Nani dan Ronaldo meninggalkan jejak yang manis di Old Trafford. Kedua pemain mampu memberikan gelar juara, termasuk gelar Liga Champions. Ronaldo bahkan meraih satu Ballon d'Or bersama United.
Bruno Fernandes belum meraih gelar apa pun bersama Manchester United. Gelar bergengsi yang mungkin diraih pada musim 2019/2020 adalah Liga Europa. Hanya saja, kompetisi saat ini dihentikan karena pandemi virus corona.
"Saya datang ke klub yang belum meraih gelar beberapa waktu tetapi lapar untuk menjadi juara. Itulah yang diinginkan para pemain," ucap Bruno Fernandes pada Canal 11 dikutip dari Sportsmole.
Bruno Fernandes punya motivasi besar untuk memberikan gelar juara bagi Setan Merah. Apalagi, pasca dia bergabung, performa tim terus membaik. United tidak pernah kalah pada 11 laga terakhirnya. agen casino online
"Ada nama-nama seperti Nani dan Ronaldo, mereka meraih gelar juara yang hebat di sini, itu membuat saya termotivasi untuk mencoba memenangkan prestasi yang sama," tambah mantan pemain Udinese tersebut.
Bruno Fernandes kenal baik dengan Nani dan Ronaldo. Dia sempat berada di tim yang sama dengan Nani di Sporting CP. Sedangkan, Ronaldo telah memberinya banyak masukan ketika bermain bersama tim timnas Portugal.
"Nani, kami memiliki kesempatan bekerja sama di Sporting, dia selalu berbicara dengan sangat baik tentang Manchester kepada saya."
"Faktanya bahwa Cristiano memberikan referensi yang baik kepada orang-orang yang bertanya tentang saya sebelum penandatanganan saya, itu membuat saya bangga dengan apa yang saya miliki," ucap Bruno Fernandes.
sumber : Bola.net
Sabtu, 28 Maret 2020
Juventus kembali Berniat untuk datangkan Marcelo
berita bola - Niatan Juventus untuk membajak Marcelo dari Real Madrid nampaknya belum padam. Si Nyonya Tua diberitakan akan kembali mencoba untuk mendatangkan sang bek di musim panas nanti.
Gosip ketertarikan Juventus terhadap Marcelo merebak pada tahun 2019 silam. Pada saat itu Cristiano Ronaldo diberitakan mengajak Marcelo untuk menyusulnya ke Turin dan bermain bersama di Serie A.
Namun pada saat itu, Marcelo menolak ajakan tersebut. Ia akhirnya memutuskan untuk bertahan di Real Madrid pada musim panas nanti.
Calciomercato mengklaim bahwa Juventus ternyata masih meminati sang bek. Mereka berencana untuk memboyongnya di musim panas nanti.
Menurut laporan tersebut, Juventus masih membutuhkan tambahan tenaga di sektor bek kiri mereka.
Juventus memang hanya memiliki Alex Sandro sebagai bek kiri murni mereka. Si Nyonya Tua terkadang memainkan Blaise Matuidi sebagai bek kiri dadakan.
Untuk itu Maurizio Sarri menginginkan sosok bek kiri yang bisa menjadi tambahan tenaga di timnya, dan Sarri memutuskan untuk merekrut Marcelo. agen casino online
Laporan itu mengklaim bahwa Juventus telah menyiapkan tawaran yang menarik agar Marcelo bersedia berpaling.
Mereka diberitakan akan menawarkan kontrak berdurasi empat tahun bagi Marcelo. Tawaran ini cukup menggiurkan karena jarang ada klub yang menawarkan kontrak jangka panjang untuk pemain di atas 30 tahun.
Juventus berharap dengan tawaran kontrak itu, Marcelo menjadi tertarik untuk pindah ke Turin musim depan.
Menurut sejumlah gosip yang beredar Marcelo tengah mempertimbangkan hengkang dair Real Madrid.
Pasalnya posisinya saat ini di skuat Los Blancos mulai tersisih dengan kehadiran Ferland Mendy.
sumber : Bola.net
Gosip ketertarikan Juventus terhadap Marcelo merebak pada tahun 2019 silam. Pada saat itu Cristiano Ronaldo diberitakan mengajak Marcelo untuk menyusulnya ke Turin dan bermain bersama di Serie A.
Namun pada saat itu, Marcelo menolak ajakan tersebut. Ia akhirnya memutuskan untuk bertahan di Real Madrid pada musim panas nanti.
Calciomercato mengklaim bahwa Juventus ternyata masih meminati sang bek. Mereka berencana untuk memboyongnya di musim panas nanti.
Menurut laporan tersebut, Juventus masih membutuhkan tambahan tenaga di sektor bek kiri mereka.
Juventus memang hanya memiliki Alex Sandro sebagai bek kiri murni mereka. Si Nyonya Tua terkadang memainkan Blaise Matuidi sebagai bek kiri dadakan.
Untuk itu Maurizio Sarri menginginkan sosok bek kiri yang bisa menjadi tambahan tenaga di timnya, dan Sarri memutuskan untuk merekrut Marcelo. agen casino online
Laporan itu mengklaim bahwa Juventus telah menyiapkan tawaran yang menarik agar Marcelo bersedia berpaling.
Mereka diberitakan akan menawarkan kontrak berdurasi empat tahun bagi Marcelo. Tawaran ini cukup menggiurkan karena jarang ada klub yang menawarkan kontrak jangka panjang untuk pemain di atas 30 tahun.
Juventus berharap dengan tawaran kontrak itu, Marcelo menjadi tertarik untuk pindah ke Turin musim depan.
Menurut sejumlah gosip yang beredar Marcelo tengah mempertimbangkan hengkang dair Real Madrid.
Pasalnya posisinya saat ini di skuat Los Blancos mulai tersisih dengan kehadiran Ferland Mendy.
sumber : Bola.net
Langganan:
Postingan (Atom)



